BERITA RESMI PERADI Utama Luncurkan Program Beasiswa PKPA Gratis bagi 3.000 Putra-Putri Papua

PERADI UTAMA.COM – Ketua Umum Peradi Utama, Prof. Dr. Hardi Fardiansyah menyampaikan komitmen organisasi untuk memperluas akses keadilan di Tanah Papua melalui peluncuran Program Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bagi masyarakat Papua. Program ini memberikan beasiswa gratis kepada 3.000 orang sarjana hukum asal Papua, dengan nilai total yang setara sekitar Rp15 miliar.

Dalam penyampaiannya pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Peradi Utama yang diselenggarakan di Jakarta bersama jajaran pengurus, Ketua Umum Hardi Fardiansyah menyampaikan penghormatan kepada para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh pemuda-pemudi Papua. Ia menegaskan bahwa kehadiran organisasi advokat tersebut di Tanah Papua membawa satu misi utama, yakni membuka akses keadilan hingga ke kampung-kampung dengan mencetak advokat dari putra-putri asli Papua.

Menurutnya, Papua merupakan wilayah yang kaya akan budaya dan sumber daya alam, namun masih menghadapi ketimpangan dalam akses terhadap keadilan. Banyak masyarakat adat yang berhadapan dengan persoalan hukum seperti sengketa tanah ulayat, hak adat, maupun perkara pidana tanpa pendamping hukum yang memahami bahasa, budaya, serta realitas sosial masyarakat setempat.

Ia juga menyoroti bahwa jumlah advokat asli Papua masih sangat terbatas dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan akses terhadap pendidikan profesi advokat. Oleh karena itu, melalui program ini, Peradi Utama berupaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Papua untuk menempuh pendidikan profesi advokat.

Program beasiswa PKPA ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memperkuat profesi advokat sebagai officium nobile atau profesi yang mulia, yang berperan dalam menegakkan keadilan dan memberikan bantuan hukum kepada masyarakat.

Adapun persyaratan untuk mendapatkan fasilitas beasiswa PKPA gratis ini, antara lain:

Berusia 23 hingga 35 tahun
Memiliki ijazah Sarjana Hukum atau pendidikan tinggi hukum
Memiliki KTP Provinsi Papua

Pendaftaran program dapat dilakukan dengan mengisi formulir melalui link https://forms.gle/Xv2aqkpqRFrMtQ7e7 atau scan barcode pendaftaran

Ketua Umum menegaskan bahwa organisasi advokat ini tidak datang untuk menggurui masyarakat Papua, melainkan untuk berjalan bersama dan belajar dari kearifan lokal yang telah lama hidup dalam masyarakat Papua. Ia juga menekankan bahwa advokat terbaik untuk Papua adalah anak-anak Papua itu sendiri, yang memahami bahasa, adat, serta kondisi sosial masyarakatnya.

Tanah Papua saat ini menghadapi berbagai tantangan hukum yang kompleks, mulai dari sengketa tanah adat, investasi, hingga perlindungan hak-hak masyarakat adat. Melalui program beasiswa PKPA ini, organisasi berharap dapat mencetak advokat asli Papua yang berintegritas, profesional, dan mampu menjembatani hukum positif dengan hukum adat agar berjalan secara selaras.

Selain itu, Peradi Utama juga berkomitmen untuk mengawal para penerima beasiswa sejak mengikuti pendidikan PKPA hingga proses pengambilan sumpah advokat, sehingga mereka dapat benar-benar berkontribusi dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat Papua.

Menutup pernyataannya, Ketua Umum menyampaikan harapan agar program ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat akses keadilan di Papua.

“Kami percaya, keadilan di Papua hanya dapat ditegakkan secara optimal apabila advokatnya memahami bahasa, adat, dan realitas sosial masyarakat Papua itu sendiri.”

Tuhan memberkati Papua.
Tuhan memberkati Indonesia.
Tuhan memberkati kita semua.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top